Tamu
CRM yang mengingat setiap pelanggan tetap.
Profil terbentuk sendiri dari reservasi dan bon: kunjungan, belanja, alergi, menu favorit, VIP. Host menyapa mereka seperti pelanggan lama karena kartunya sudah terbuka.
Termasuk di · Main dan Chef’s Table

Amara WijayaVIP
[email protected] · +62 812 ···
$3,240
total belanja
Kunjungan
18
Rata-rata
$180
Terakhir datang
Apr 2
Menu favoritMiyazaki A5 Wagyu
Anggur favoritCatena Malbec
AlergiKacang
Di malam yang padat
Bagaimana Host benar-benar memakainya.
01
Mereka booking atau datang tanpa reservasi
Tetap saja kartunya ada sebelum hidangan pertama. Nama, jumlah tamu, catatan.
02
Bonnya menulis sisanya
Apa yang mereka makan, berapa mereka belanja, apakah mereka tip. Kartunya makin kaya tanpa ada yang mengisi CRM dengan tangan.
03
Kunjungan berikutnya lebih pendek
Host membuka kartunya. Dapur sudah punya alerginya. Marketing sudah punya segmennya.
01
Tidak ada yang mengetik profil
Reservasi membuat kartunya. Bon yang dibayar menambah belanja, menu dan tanggalnya. Alergi berjalan dari buku ke bon dapur tanpa formulir kedua.
02
Ruang makan punya ingatan
Terakhir datang, total belanja, anggur favorit, catatan host sebelumnya. Waiter tidak perlu bertanya «sudah pernah ke sini?» seperti orang asing.
03
Daftar yang benar-benar milik Anda
Tamu ini milik Anda, bukan milik marketplace. Pilah mereka nanti untuk kampanye Selasa. Ekspor kalau Anda pernah pergi.
Isinya apa
Semua yang masuk dalam Tamu.
- Kartu dari setiap reservasi dan setiap pembayaran
- Kunjungan, belanja, tanda VIP dan terakhir datang
- Alergi dan catatan menempel di tamu, bukan di malam itu saja
- Menu dan anggur favorit, dipelajari dari bon
- Terbuka dari reservasi, POS dan kampanye
- Milik Anda untuk diekspor. Tidak pernah disewakan
“Pelanggan tetap duduk dan waiter baru sudah tahu alergi kacang serta Malbec-nya. Itu produknya, bukan perangkat lunaknya.”
Peran yang sama, layar berikutnya