Pesanan QR
Meja yang memesan sendiri. Tim tetap yang menjalankan restoran.
Tamu memindai QR meja, menyusun bon di ponsel, dan tim menyetujuinya. Dapur mendapat bon sungguhan, bukan tangkapan layar WhatsApp. Irama tetap di tangan Anda.
Termasuk di · Main dan Chef’s Table
Lihat paketnya
Meja T7 · pesan dari ponsel
Lantai sedang meninjau
Di malam yang padat
Bagaimana Waiter benar-benar memakainya.
01
Mereka memindai mejanya
Bukan PDF generik. Carta outlet ini, layanan ini, meja ini.
02
Tim meninjaunya
Satu bunyi. Waiter membuka bon yang menunggu, mengecek mejanya, mengirim atau mengembalikannya.
03
Dapur memperlakukannya sebagai bon
Timer, per course, peringatan alergi. Pembayaran tetap ditutup di POS, dengan kartu tamu menempel.
01
Pesan dari kursi
Setiap meja punya QR-nya sendiri. Tamu melihat carta langsung: menu yang tersedia, alergen, harga. Mereka kirim. Tim yang memutuskan kapan itu jadi nyata.
02
Persetujuan, bukan kacau
Bon tertunda menunggu waiter. Tolak dengan alasan, atau kirim ke dapur. Tidak ada steak kedua terkirim karena anak menekan tombol.
03
Satu bon, satu dapur
Pesanan QR yang disetujui jatuh ke KDS yang sama dengan bon waiter. Per course, alergi, VIP: bahasa yang sama. Dapur tidak menjalankan dua sistem.
Isinya apa
Semua yang masuk dalam Pesanan QR.
- QR unik per meja, terikat ke denah meja
- Menu langsung: 86 dan alergen termasuk
- Persetujuan tim sebelum dapur melihatnya
- Tolak dengan alasan yang bisa dibaca tamu
- Bunyi dan penghitung untuk bon yang menunggu
- Bon yang sama yang sudah dikenal POS dan KDS
“Kami pasang QR di teras supaya dua waiter bisa menahan empat puluh tamu. Dapur tidak pernah tahu bon mana yang datang dari ponsel.”
Peran yang sama, layar berikutnya